Enam petani di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, kritis dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padjonga Daeng Ngalle setelah disambar petir saat memanen padi di sawah.
Peristiwa yang terjadi di hamparan persawahan Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Takalar ini terjadi sekira pukul 15.00 wita, Kamis, (09/10/2015). Saat itu, para korban tengah berada di sawah untuk menggelar panen padi.
Hujan deras yang mengguyur disertai petir mengakibatkan enam petani yaitu Syahrir Daeng Sibali (35), Santara Daeng Ta'le (35), Satimah Daeng Tanang (45), Komaria (35), Daeng Ratte (50) dan Murdianti (23).
"Memang hujan, tapi kami tetap memanen karena kalau tidak busuk padi," ujar Daeng Rannu, salah seorang keluarga korban.
Atas peristiwa ini, seluruh petani enggan turun ke sawah untuk memanen padi lantaran cuaca buruk yang terus melanda. Hujan disertai petir terus melanda kawasan Takalar hingga Jumat (10/4/2015).
Sementara itu, pihak pemerintah yang dikonfirmasi terkait dengan peristiwa ini mengaku bahwa seluruh biaya pengobatan pagi para korban akan ditanggung oleh pihak pemerintah.
"Kami semua turut berduka atas peristiwa ini karena terjadi saat warga tengah panen dan seluruh biaya pengobatan akan ditanggung oleh pemerintah," ujar Burhanuddin Baharuddin, Bupati Takalar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar